Friday, September 30, 2016

APLIKASI BIOBOOST PADA TANAMAN JAGUNG



Aplikasi pupuk hayati bioboost k-link pada tanaman jagung
 Keuntungan Aplikasi K-Bioboost Untuk Jagung :
  • Hemat pupuk kimia, kompos dan kandang sampai dengan 50%.
  • Tongkol relatif lebih besar dan panjang.
  • Bulir jagung bermutu baik (tidak kempis).
  • Panen lebih cepat.
  • Peningkatan hasil signifikan.
  
Penanaman Dan Pemberian Pupuk : 
  • Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dibuat bedengan, dan lubang tanam dengan jarak tergantung varietas dan usia tanam. Berikan pupuk kandang (4-6 ton) dan 100 kg pupuk SP 36 secara merata. 
        3 hari sebelum penanaman, semprotkan larutan K-Bioboost (2 liter dicampur dengan 200 liter air). Lalu diamkan selama tiga hari. Pemupukan K-Bioboost  harus berjarak minimal 3 hari dari pemupukan dasar (pupuk kandang dan SP 36 di atas). 
  • Penanaman.
        Tiga hari setelah pemupukan K-Bioboost diatas, tanam bibit dengan jarak tertentu (tergantung varietas) pada bedengan. Benamkan bibit ke tanah sampai batas leher akar. Lakukan penanaman pada pagi atau sore hari. 
        Pada saat tanaman umur 10 hari, semprotkan larutan K-Bioboost pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter K-Bioboost (1 liter K-Bioboost dicampur dengan 100 liter air). 
  • Pemberian pupuk kimia susulan ke-1.
       Tiga hari setelah aplikasi K-Bioboost, berikan pupuk kimia, berupa campuran Urea 50 kg, TSP 20 kg, dan KCL 25 kg secara merata. 

Catatan : 
      Kebutuhan pupuk kimia per hektar pada tanaman jagung adalah Urea sebanyak 175 kg, TSP sebanyak 60 kg, dan KCL sebanyak 75 kg. Diberikan 2 kali, pemberian pertama dengan dosis 1/3 takaran diberikan pada saat tanam, sisanya 2/3 takaran Urea diberikan pada usia 5 minggu setelah tanam. 
       Pada saat tanaman umur 20 hari, K-Bioboost disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter K-Bioboost (1 liter K-Bioboost dicampur 100 liter air). 
      Pada saat tanaman umur 30 hari, siram/semprotkan larutan K-Bioboost pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter K-Bioboost (1 liter K-Bioboost dicampur dengan 100 liter air). 
  • Pemberian pupuk kimia susulan ke-2.
       Tiga hari setelah aplikasi K-Bioboost, berikan pupuk kimia, berupa campuran Urea (125 kg), TSP (40 kg), dan KCL (50 kg) secara merata. 
         Pada saat tanaman umur 40 hari, siram/semprotkan larutan K-Bioboost pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter K-Bioboosti (1 liter K-Bioboost dicampur dengan 100 liter air).



Semoga Bermanfaat. @Andumberkah

Informasi & Konsultasi : SMS / WA 081233198971

Belanja BIOBOOST Online
 

Join Distributor BIOBOOST

Video Testimoni

No comments: