Monday, October 3, 2016

APLIKASI BIOBOOST UNTUK PETERNAKAN

Aplikasi pupuk hayati bioboost k-link pada peternakan

Aplikasi Bioteknologi Bioboost adalah budidaya ternak secara intensif, dapat menggantikan peranan Antibiotic Growth Promotor (AGP). Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu yang lama menjadi sangat berbahaya bagi ternak itu sendiri karena dapat menyebabkan kematian, juga produk (daging, telur dan susu) mengandung residu yang berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

Bioboost adalah Bioteknologi yang mengandung Azotobacter sp, Azospirilium sp, Bacillus sp, Pseudomonas sp, Cytophaga sp, yang dikembangkan dengan Teknologi Isolasi yang dipilih untuk memaksimalkan proses pencernaan makanan dalam tubuh ternak, sehingga lebih dari efisien. Peningkatan efisiensi mempunyai arti penting dalam budidaya ternak karena dengan peningkatan efisiensi metabolisme ini dapat mngurangi pakan yang harus diberikan untuk menghasilkan sejumlah daging atau produk ternak yang tetap tinggi sehingga biaya produksi dapat ditekan. Energy yang diperlukan oleh ternak untuk mencerna makanan dapat dikurangi. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan mutu daging dalam budidaya ternak yang menggunakan Bioboost.

Beberapa manfaat menggunaka Bioboost :
  1. Tidak perlu lagi menggunakan antibiotik.
  2. Meningkatkan nafsu makan ternak.
  3. Meningkatkan angka kehidupan (SR) dan meningkatkan efisiensi pakan (RCR).
  4. Meningkatkan pencernaan pakan, sehingga nutrisi yang terdapat pada pakan dapat mudah terserap oleh sistem pencernaan.
  5. Merangsang ternak untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.
  6. Pertambahan berat badan per hari (ADG) signifikan.
  7. Mutu daging menjadi lebih baik.
  8. Lingkungan terjaga, kandang tidak menyebarkan aroma yang menyengat.
  9. Sistem pencernaan akan lebih optimal sehingga selera makannya tinggi.
  10. Hewan lebih tahan akan penyakit dan cuaca.
  11. Tingkat kegemukan dan pertumbuhan menjadi tinggi (maksimal).
  12. Kotoran hewan tidak berbau. Mengurai bau kotoran terutama kotoran unggas s/d 80%.

Aplikasi :
     Pemberian Bioboost biasanya diberikan pada air minum tetapi dapat juga dicampur dengan pakan. Bioboost dapat digunakan untuk segala jenis ternak ( Unggas, Hewan Besar seperti Sapi Pedaging, Sapi Perah, Kambing, Domba, Gibas, Dan Ternak Kecil Lainnya).

Dosis :
Untuk hewan besar ( sapi, kerbau, babi dll)
Dosis 10 – 20 ml (1- 2 tutup ) berikan setiap hari.
Untuk hewan kecil (kambing, anjing dll)
Dosis 5 – 10 (½ – 1 tutup) berika setiap hari.

Cara Penggunaan :
Hewan besar
  • Cara 1 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan air secukupnya, diamkan 5 – 10 menit, lalu diminumkan.
  • Cara 2 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan 0,5 s/d 1 liter air, diamkan 5 – 10 menit, kemudian dicampurkan atau disemprotkan/disiram pada makanannya.
Hewan kecil
  • Cara 1 : campurkan 0,5 – 1 tutup Bioboost dengan air secukupnya, diamkan 5 – 10 menit, lalu diminumkan.
  • Cara 2 : campurkan 1 – 2 tutup Bioboost dengan 0,5 liter air, diamkan 5 – 10 menit, kemudian dicampurkan atau disemprotkan/disiram pada makanannya.
Catatan :
Pada awalnya ada beberapa jenis hewan yang tidak suka tapi tetap harus diberikan sampai suka dengan sendirinya ( tidak lama ). 

Semoga Bermanfaat. @Andumberkah

Informasi & Konsultasi : SMS / WA 081233198971


Belanja BIOBOOST Online

Join Distributor BIOBOOST


Video Testimoni

APLIKASI BIOBOOST UNTUK PERIKANAN

MANFAAT K-BIOBOOST UNTUK PERIKANAN
  1. Meningkatkan dan menjaga mutu air tambak / kolam.
  2. Menekan perkembangan bakteri pathogen didalam tanah dan air tambak / kolam.
  3. Meningkatkan kekebalan dan kesehatan udang / ikan terhadap hama penyakit.
  4. Meningkatkan produktiFitas tambak / kolam
  5. Meningkatkan mutu dan jumlah plankton pada air tambak / kolam
  6. Meningkatkan kualitas dan kuantitas udang / ikan
  7. Panen relatif lebih cepat
  8. Menekan potensi pencemaran pada lingkungan tambak / kolam.
  9. Menguraikan sisa pakan dan kotoran didasar tambak / kolam.
  10. Ikan terasa lebih enak, gurih dan tidak bau tanah.
APLIKASI :
Aplikasi / Penggunaan pada kolam / empang baru untuk 1 (satu hektar) :
  1. Lakukan pengolahan (proses fisika) tanah dalam kondisi sedikit air. Siapkan lahan perikanan dengan mencangkul / membajak tanah sedalam cangkul (+/- 20 cm).
  1. Berikan gamping, kapur (untuk nyirih) atau dolomit untuk mengurangi asam.
  1. Sebarkan kotoran ayam / sapi, jerami, cacahan pohon pisang, talas, atau daun, keladi sebagai media plankton / mikroorganisme.
  1. Siramkan / semprot tanah secara merata dengan 2-3 liter Bioboost yang sudah dicampur dengan air secukupnya pada saat pengolahan kolam.
  1. 2 - 3 hari kemudian, masukkan / rendam kolam secukupnya setinggi 25 cm.
  1. Biarkan selama 5 – 7 hari.
  1. Setelah permukaan kolam terlihat warna biru dan lumut kecil mulai tumbuh, naikkan air setinggi 0,70 s/d 1 m, dan masukan benih ikan untuk pembesaran. Sebaiknya bibit ditebar agak besar untuk mempercepat pertumbuhan : lele, patin, dan gurame. Sepertiga (1/3) luas area kolam bisa dimanfaatkan untuk lele dengan jaring terapung bila disatukan dengan ikan.
  1. Perlahan tinggikan permukaan air secara perlahan untuk mempertahankan kondisi udara dan ketinggian air kolam.
  1. Untuk selanjutnya, setiap 3 – 4 minggu disiramkan larutan 2 liter Bioboost yang sudah diencerkan dengan air secukupnya pada permukaan kolam secara merata.
Aplikasi / penggunaan melalui pakan / pelet : Larutkan 10 ml (1 tutup botol) Bioboost dengan air secukupnya, diamkan 5 – 10 menit lalu campurkan dengan 3 kg pelet.

Semoga Bermanfaat. @Andumberkah

Informasi & Konsultasi : SMS / WA 081233198971

Belanja BIOBOOST Online

Join Distributor BIOBOOST


Video Testimoni 

Saturday, October 1, 2016

APLIKASI BIOBOOST PADA TANAMAN PADI

Aplikasi pupuk hayati bioboost k-link pada pertanian padi
Manfaat menggunakan K-Bioboost :
1.       Hemat pupuk kimia, kompos dan kandang sampai dengan 50%.
Pupuk kimia sekarang sulit didapat, jadi penghematan pupuk kimia hingga 50% bukan hanya penghematan uang tetapi juga mempermudah petani melanjutkan usaha tani.

2.       Gulma (tanaman liar berkurang).
Padi lebih cepat tumbuh, daun lebih cepat tinggi, sehingga pertumbuhan gulma (rumput liar) terhambat akibat sinar matahari terhalang padi yang tumbuh cepat.

3.       Lebih tahan terhadap hama penyakit.
Tanaman lebih tinggi, batang, daun lebih kokoh dan sedikit daun yang layu/kering sehingga walaupun padi sudah tinggi namun sinar matahari masih sampai kedasar (karena tidak tertutupi daun yang kering), dan arena lahan lebih bersih akan mengurangi hama tikus.

4.       Anakan lebih banyak.
Dengan K-Bioboost batang lebih besar, bisa 1,5 kali lebih besar, anakan lebih banyak bisa mencapai 85-100 anakan, daunnya lebih rimbun.
Tanpa K-Bioboost: batang lebih kecil, anakan hanya mencapai 18 s.d. 24 dan daun lebih sedikit.

5.       Panen lebih cepat.
Padi yang ditanam dengan K-Bioboost biasanya lebih cepat seminggu atau 10 hari, karena itu anda harus siapkan pengusir burung lebih cepat dari biasanya saat anda belum menggunakan K-Bioboost. Panen lebih cepat akibatnya padi bisa dipanen sebelum hama tikus datang.

6.       Bulir lebih berisi (bernas).
Lebih sedikit gabah yang kosong.

7.       Beras lebih tahan lama dan tidak menguning.
8.       Mutu dan peningkatan hasil gabah kering panen menjadi lebih baik.
9.       Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan Residu Pestisda.
10.   Tanah semakin lama semakin subur.

Bagaimana Aplikasi
K-Bioboost pada saat pembibitan?
Rendam benih semalam sebelum penyemaian dengan larutan K-Bioboost secukupnya. Satu tutup K-Bioboost dilarutkan dalam satu liter air.

Bagaimana Aplikasi K-Bioboost pada saat penanaman?
Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, siram/semprotkan K-Bioboost pada lahan sawah. Pada tahap ini dibutuhkan 2 L K-Bioboost yang dicampur dengan 100 L air bersih. Biasanya sebelum ditanam, lahan diolah terlebih dahulu di bajak atau di singkal.

Apabila pada proses ini menggunakan pupuk kandang/kimia maka tetap gunakan pupuk seperti biasa, hanya dosis dikurangi hingga 50%. Penggunaan pupuk kimia atau kandang harus berjarak 3 hari dengan K-Bioboost. Artinya pemakaian pupuk kandang atau kimia ini harus dilakukan 1 minggu sebelum tanam.

Bagaimana Aplikasi K-Bioboost Bila dikombinasikan dengan Pupuk Kimia?
Pengolahan Tanah :
Lahan diolah sebagaimana biasanya dan sebaiknya gulma dan rumput dibuang keluar lahan. Air seminim mungkin sehingga kondisi dalam keadaan basah (Macak).
Campurkan 1 ltr K-Bioboost dengan 100 ltr air (untuk lahan seluas 1 ha) atau 1 tangki isi 14 liter : 100 cc/10 x tutup botol pupuk K-Bioboost (1 ha = 8 tangki), diamkan sejenak (5-10 menit) lalu semprotkan dipermukaan lahan yang sudah diolah sampai merata.

Penanaman Bibit :
Aplikasi K-Bioboost ke-1
·         3 hari setelah penyemprotan K-Bioboost, baru bibit padi ditanam seperti biasanya.
·         2 HST (Hari Setelah Tanam) atau 5 hari setelah penyemprotan tanaman diberi pupuk kimia seperti biasa dengan dosis 50% dari kebutuhan sebelum menggunakan K-Bioboost.

Aplikasi K-Bioboost ke-2
·         Penyemprotan K-Bioboost yang ke-2 dilakukan pada saat tanaman berusia 30 HST (Hari Setelah Tanam) dengan campuran 2 ltr K-Bioboost : 200 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 200 cc/20x tutup botol K-Bioboost (1 ha = 8 tangki).
·         5 hari setelah penyemprotan K-Bioboost, tanaman diberi pupuk kimia seperti biasa dengan dosis 50% dari pemberian tanpa K-Bioboost.

Aplikasi K-Bioboost ke-3
·         Penyemprotan K-Bioboost yang ke-3 dilakukan pada saat tanaman berusia 55 HST (Hari Setelah Tanam) dengan campuran 2 ltr K-Bioboost : 100 ltr air atau 1 tangki isi 14 liter : 200 cc / 20 x tutup botol K-Bioboost [1 ha = 8 tangki].
·         Pupuk Kimia sudah tidak diberikan setelah tanaman padi berusia 60 HST.
·         Dikarenakan tanaman padi sudah lebat usahakan sprayer dibuka lebih besar agar larutan semprotan bisa jatuh sampai kepermukaan.

Kebutuhan Pupuk Kimia
·         Pupuk kimia yang dibutuhkan untuk lahan 1 ha dalam 1x masa panen:
Urea 175 Kg ; SP 36/TSP 50 Kg ; KCL 100 Kg.
·         Waktu pemupukan harus tepat sesuai dengan kebutuhan unsur hara pada tanaman, biasanya sebanyak 2 kali, yang pertama pada saat awal tanam dan kedua pada saat tanaman telah berumur 35 hari.



Semoga Bermanfaat. @Andumberkah

Informasi & Konsultasi : SMS / WA 081233198971

Belanja BIOBOOST Online
 

Join Distributor BIOBOOST

Video Testimoni